Daya Listrik

Di akhir bulan januari ini saya akan memposting tentang DAYA LISTRIK amoga postingan d akhir bulan ini dapat membantu anda yang membutuhkan. Langsung saja ke pokok permasalahannya ada di bawah ini.🙂

Daya didefinisikan sebagai kecepatan melakukan kerja atau usaha setiap satuan waktu. Secara matematis pernyataan itu dapat ditulis sebagai berikut.

Namun, berkaitan dengan perubahan bentuk energi listrik, daya listrik dapat di definisikan sebagai kecepatan perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain. Berdasarkan persamaan energi listrik



Jika dihubungkan dengan hukum Ohm V = I.R persamaan daya listrik juga dapat dirumuskan:

Pada alat-alat listrik, biasanya tertulis besar daya listrik dan tegangan yang harus digunakan. Misalnya, pada sebuah lampu tertulis 220 V/25 W. Artinya, lampu tersebut mempunyai daya 25W jika dipasang pada tegangan 220V. Dan jika dipasang pada tegangan kurang dari 220 V, lampu tersebut akan menyala redup, tetapi jika dipasang pada tegangan lebih dari 220 V, lampu tersebut akan menyala lebih terang, namun filamennya akan lebih cepat putus. Daya dan tegangan pada suatu alat listrik dapat bervariasi nilainya tetapi besar hambatan yang terdapat dalam alat tersebut tetap.

Segitu saja postingan yang terakhir di bulan Januari ini, semoga dapat membantu anda.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s