Kelenjar HIPOFISIS atau PITUITARY

LOBUS ANTERIOR/ADENOHYPOPHYSIS :

Hormon yang dihasilkan oleh lobus anterior lebih di dominasi oleh hormon yang mengatur mengenai pertumbuhan, reproduksi dan masalah stress.

Macam hormon yang dihasilkan :

1. STH (Somatotrof Hormone)/GH (Growth Hormon)/Somatotropin :

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Memacu pertumbuhan  terutama pada peristiwa osifikasi, pada cakraepifise.
  2. Mengatur metabolisme lipid dan karbohidrat.
  • Hipersekresi  :

Bila kelebihan hormon ini terjadi pada masa pertumbuhan akan mengakibatkan pertumbuhan yang tidak terkendali/menjadi lebih cepat. Pertumbuhan yang seperti ini dikenal dengan  gigantisme.

Sedangkan bila kelebihan hormon ini terjadi pada masa dewasa akan mengakibatkan pertumbuhan yang tidak normal pada beberapa bagian organ tubuh. Hal yang paling terlihat adalah pertumbuhan jari tangan yang tidak normal, seperti membesar seperti bengkak serta raut wajah yang kelihatan lebih tebal kulitnya, dagu memanjang. Pertumbuhan yang seperti ini dikenal dengan  akromegali. Pertumbuhan akromegali biasaya terjadi diatas usia 25 tahun.

  • Hiposekresi  :

Bila penghasilan hormon ini kurang akan menyebabkan pertumbuhan kretinisme/dwarfisme, yaitu pertumbuhan yang terhambat. Pada pertumbuhan ini pertumbuhan berjalan normal, hanya saja pertumbuhan tulang sangat terhambat.

2. LTH (Luteotropic Hormone)/PROLACTIN/Lactogenic Hormone :

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Merangsang Kelenjar mammae/kelenjar susu untuk menghasilkan air susu.
  2. Memacu ovarium untuk menghasilan hormon estrogen dan progesterone.
  • Mempunyai symbol PRL

3. TSH (Thyroid Stimulating Hormone)/TREOTROP/Thyrotropin :

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Merangsang sekresi kelenjar thyroid.

4. ACTH (Adrenocorticotropic Hormone)/ADRENOTROPIN/Corticotropin :

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Merangsang kerja kelenjar adrenal.

5. GONADOTROPIC/HORMON KELAMIN :

  • FSH/Folicle Stimulating Hormone : memengaruhi pembentukan folikel sel ovum dan proses spermatogenesis.
  • LH (Luteinizing Hormone) atau ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) : Berfungsi untuk memacu sekresi hormon testosteron pada sel Leydig dan proses ovulasi sel ovum.

LOBUS INTERMEDIA

1. MSH (Melanotropin Stimulating Hormone) atau INTERMEDIN:

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Memacu pembentukan pigmen melanin kulit.
  2. Mengatur penyebaran pigmen melanin

LOBUS POSTERIOR/NEUROHIPOPHYISIS

1. OKSITOSIN/OXYTOCIN :

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Merangsang kontraksi otot polos dinding uterus saat persalinan.
  2. Merangsang kontraksi sel-sel kontraktil kelenjar susu.

2. VASOPRESIN :

  • Hormon ini berfungsi :
  1. Mengatur  tekanan darah dengan cara menyempitkan/pembesaran  pembuluh darah (Vasodilatasi).

3. ADH :

  •                 Hormon ini berfungsi :
  1. Mengatur pengeluaran urine.
  2. Mengatur  reabsorpsi  air dari tubulus ren.

Mungkin hanya itu yang saya sampaikan dalam postingan ini, semoga dapat membantu anda-anda yang membutuhkan. Mohon maaf jika ada kesalahan, kesempurnaan hanyalah milik ALLAH S.W.T. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s